Sabtu, 08 September 2012

JANGAN MUDAH MARAH Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh Bissmillaahirrohmaanirrohiim Dari Abu Huairah ra, bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Muhammad saw: ''Berilah wasiat kepadaku.'' Rasulullah saw bersabda: ''Janganlah engkau mudah marah.'' Maka diulanginya permintaan itu beberapa kali. Sabda beliau: ''Jangan engkau mudah marah.'' (HR. Bukhari) Saudaraku yang budiman, pengarang kitab Al Ifshah berkata:''Boleh jadi Nabi mengetahui laki-laki tersebut sering marah, sehingga nasihat ini ditujukan khusus padanya. Nabi Muhammad saw memuji orang yang dapat mengendalikan hawa nafsunya ketika marah. Sabda beliau: ''Bukanlah dikatakan orang kuat karena dapat membanting lawannya, tetapi orang yang kuat ialah orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya diwaktu marah.'' (HR. Bukhari, no.5649) Allah juga memuji orang yang dapat mengendalikan nafsunya ketika marah dan suka memberi maaf kepada orang lain. Diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw, bahwa beliau bersabda: ''Barang siapa menahan marahnya padahal ia sanggup untuk melampiaskannya, maka kelak Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan segala makhluk, sehingga ia diberi hak memilih bidadari yang disukai.'' (HR. Tirmidzi) Pada Hadist lain: ''Marah itu dari setan.'' (HR. Abu Dawud, no.4152) Saudaraku yang budiman, oleh karena itu maka orang yang marah menyimpang dari keadaan normal, berkata yang bathil, berbuat yang tercela, menginginkan kedengkian, perseteruan, dan perbuatan-perbuatan tercela. Semua itu adalah akibat dari rasa marah. Hadist lain menyebutkan bahwa: ''Sesungguhnya mengucap: '' a'uudzu billaahi minasy syaithaanirrajiim '' dapat menghilangkan rasa marah.'' (HR. Tirmidzi) Karena sesungguhnya setanlah yang mendorong marah. Setiap orang yang menginginkan hal-hal yang terpuji, setan selalu membelokkannya dan menjauhkannya dari keridhaan Allah, maka mengucapkan ''a'uudzubillaahi minasy syaithaanirrajiim'' merupakan senjata yang paling kuat untuk menolak tipu daya setan ini. Semoga Allah melindungi kita dari rasa marah. Wallahu'alam biishawab Barakallah fikum wa jazakumullah khairan khatsira Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. ~¤ G L¤~ Dari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar