Jumat, 31 Agustus 2012
BERSIH SEBAGIAN DARI IMAN Assalamualaikum wr wb Bissmillaahirrohmaanirrohim Dari Abu Malik, Al Harits bin Al Asy'ari ra, ia berkata: ''Telah bersabda Rasulullah saw: ''Suci itu sebagian dari iman, (bacaan) Alhamdulillaah memenuhi timbangan, (bacaan) Subhaanallaah dan alhamdulillah keduanya memenuhi ruang yang ada di antara langit dan bumi. Sholat itu adalah nur, shadaqah adalah pembela, sabar adalah cahaya, dan Al Qur'an menjadi pembela kamu atau musuh kamu. Setiap manusia bekerja, lalu dia menjual dirinya, kemudian pekerjaan itu dapat menyelamatkannya atau mencelakakannya.'' (HR. Muslim) Saudaraku yang dirahmati Allah, hadist ini memuat salah satu pokok ajaran Islam dan memuat salah satu dari kaedah penting Islam dan agama. Adapun yang dimaksud dengan kata ''Suci'' ialah perbuatan bersuci. Terdapat perbedaan pendapat tentang maksud kalimat ''Suci itu sebagian dari iman,'' yaitu: pahala suci merupakan sebagian dari pahala iman, sedangkan yang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan iman disini adalah shalat, sebagaimana firman Allah : ''Allah tidak menyia-nyiakan iman(shalat) kamu.'' (Al Baqarah (2) ayat 143) Thaharah atau bersuci merupakan salah satu dari syarat sahnya shalat. Jadi, bersuci merupakan sebagian pekerjaan shalat. Sabda Nabi Muhammad saw:''(bacaan) alhamdulillah memenuhi timbangan orang yg mengucapkannya. Dalam Al Qur'an dan Sunnah diterangkan tentang timbangan amal, berat dan ringannya. Begitu juga sabda Muhammad saw ''(bacaan) Subhannallah dan alhamdulillaah keduannya memenuhi ruang yang ada di antara langit dan bumi.'' Hal ini karena besarnya keutamaan ucapan tsb yg berisi menyucikan Allah dari segala sifat kekurangan dan cacat. Sabda Rasulullah saw, ''Shalat itu adalah nur'' maksudnya ialah shalat itu mencegah perbuatan maksiat, merintangi perbuatan2 keji dan mungkar, serta menunjukkan ke jalan yang benar, sebagaimana cahaya yg dijadikan orang sbg penunjuk jalan. Sebagian yg lain berpendapat bahwa yg dimaksudkan, shalat itu kelak akan menjadi petunjuk jalan bagi pelakunya di hari kiamat. Sedangkan sebagian yg lain lagi berpendapat bahwa shalat seseorang kelak akan menjadi cahaya yg memancar di wajahnya di hari kiamat, dan ketika di dunia menjadikan wajah pelakunya cemerlang, yang mana hal ini tidak diperoleh orang-orang yg tidak shalat. Wallahu a'lam. Tentang sabda Nabi Muhammad saw:''shadaqah adalah pembela'', pengarang kitab At Tajrid mengatakan, maksudnya ialah dia akan membutuhkan pembelaan dari shadaqah (zakat)nya, sebagaimana ia membutuhkan pembelaan dg berbagai bukti2 yg dapat menyelamatkannya dari hukuman. Seolah-olah seseorang jika kelak di hari kiamat dimintai tanggung jawab dalam membelanjakan hartanya, maka shadaqah (zakat)nya dapat menjadi pembela bagi dirinya dalam memberikan jawaban. Pendapat lain mengatakan bahwa maksudnya ialah shadaqah (zakat)nya menjadi bukti keimanan pelakunya. Hal ini karena orang yang munafik tidak mau mengeluarkan zakat karena tidak meyakininya. Barang siapa yg mengeluarkan zakat, hal itu menunjukkan kekuatan imannya. Sabda Nabi Muhammad saw: ''sabar adalah cahaya'' maksudnya sabar itu sifat yg terpuji dalam agama, yaitu sabar dalam melaksanakan ketaatan dan dalam menjauhi kemaksiatan. Demikian juga sabar menghadapi hal yg tidak disenangi di dunia ini. Maksudnya, sabar itu sifat yg terpuji yg selalu membuat pelakunya memperoleh petunjuk untuk mendapatkan kebenaran. Ibrahim Al Khawash berkata: ''Sabar itu teguh berpegang kpd Al Qur'an dan Sunnah.''Ada yg berkata:''Sabar yaitu teguh menghadapi segala macam cobaan dg sikap dan perilaku yg baik.'' Abu 'Ali Ad Daqqaq berkata: ''Sabar yaitu sikap tidak mencela taqdir. Akan tetapi, sekedar menyatakan keluhan ketika menghadapi cobaan tidaklah dikatakan menyalahi sifat sabar.'' Allah berfirman tentang kasus Nabi Ayyub: ''Sungguh Kami mendapati dia seorang yang sabar, hamba yang sangat baik, dan orang yang suka bertobat.'' (Shaad (38) ayat 44) Padahal Nabi Ayyub pernah mengeluh dg berkata: ''Sungguh bencana telah menimpaku dan Engkau (Ya Allah) adalah Tuhan yang paling berbelas kasih.'' (Al Anbiyya' (21) ayat 83) Sabda Nabi saw : '' Al Qur'an menjadi pembela kamu atau musuh kamu'', maksudnya jelas, yaitu bermanfaat jika kamu baca dan kamu amalkan, tetapi jika tidak, akan menjadi musuh kamu. Sabda Nabi saw : ''Setiap manusia bekerja, lalu dia menjual dirinya, kemudian pekerjaan itu dapat menyelamatkan atau mencelakakannya,'' maksudnya setiap orang yg bekerja untuk dirinya. Ada orang yg menjual dirinya kpd Allah dengan berbuat ketaatan kepada-Nya sehingga dirinya selamat dari adzab, seperti firman Allah: '' Sungguh Allah membeli dari orang-orang mukmin jiwa dan harta mereka, sehingga mereka mendapatkan surga.'' (At Taubah (9) ayat 111). Ada orang yg menjual dirinya kepada setan dan hawa nafsunya dg mengikuti bisikan2nya shg dirinya jadi celaka. Audzubilla Mindaliq! Wallahu'alam biishawab Wassalamu' alaikum wr wb,,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar