Selasa, 28 Agustus 2012

MINTALAH TOLONG KEPADA ALLAH Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Bissmillaahirrohmaanirrohiim. Dari Abu Al'Abbas, 'Abdullah bin 'Abbas ra, ia berkata: ''Pada suatu hari saya pernah berada di belakang Nabi Muhammad saw, beliau bersabda: ''Wahai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjaga kamu. Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati Dia di hadapanmu. Jika kamu minta, mintalah kepada Allah. Jika kamu minta tolong, mintalah tolong juga kepada Allah. Ketahuilah sekiranya semua umat berkumpul untuk memberikan kepadamu sesuatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang sudah Allah tetapkan untuk dirimu. Segenap pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.'' (HR. Tirmidzi ) Dalam riwayat selain Tirmidzi: ''Hendaklah kamu selalu selalu mengingat Allah, pasti kamu mendapati-Nya dihadapanmu. Hendaklah kamu mengingat Allah di waktu lapang (senang), niscaya Allah akan mengingat kamu di waktu sempit (susah). Ketahuilah bahwa apa yang semestinya tidak menimpa kamu, tidak akan menimpamu, dan apa yang semestinya menimpamu tidak akan terhindar darimu. Ketahuilah sesungguhnya kemenangan menyertai kesabaran dan sesunggunya kesenangan menyertai kesusahan dan kesulitan.'' Saudaraku yang dirahmati Allah, riwayat hidup 'Abdullah bin 'Abbas sudah banyak dikenal. Baginda Rassulullah saw mendo'akannya dengan sabdanya: ''Ya Allah, jadikan dia paham tentang agamanya dan ajarkanlah kepadanya penafsiran Al Qur'an.'' (HR. Ahmad ) Kanjeng Nabi juga mendo'akannya agar diberi hikmah dua kali. Ada riwayat yang sah dari dirinya bahwa dia pernah melihat Jibril dua kali. Ia adalah ulama yang kaya ilmu dikalangan umat Islam. Rasulullah saw melihatnya sebagai seorang anak yang patut menerima pesan beliau. Rasulullah saw bersabda kepadanya: ''Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjaga kamu, '' maksudnya hendaklah kamu menjadi orang yang taat kepada Tuhanmu, melaksanakan semua perintah-Nya, dan menjauhi semua larangan-Nya. Sabda Rasulullah saw : '' Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati Dia dihadapanmu,'' maksudnya hendaklah beramal karena-Nya dengan penuh ketaatan sehingga Allah tidak memandangmu sebagai orang yang menyalahi perintah-Nya, niscaya kamu akan mendapati Allah menjadi penolongmu di saat situasi sulit, seperti yang pernah terjadi pada kisah tiga orang yang tertimpa hujan lebat lalu mereka berlindung di dalam gua, kemudian pintu gua tertutup batu. Pada saat itu mereka berkata kepada sesamanya: ''Ingatlah kebaikan yang pernah kamu lakukan, lalu mohonlah kepada Allah dengan kebaikan itu supaya kamu diselamatkan.'' Kemudian masing-masing menyebut kebaikan yang pernah dilakukan, maka batu penutup gua itu kemudian terbuka lalu mereka dapat keluar. Kisah mereka ini populer dan terdapat pada Hadist shahih. Sabda Nabi Muhammad saw: '' Jika kamu minta, mintalah kepada Allah. Jika kamu minta tolong, mintalah tolong juga kepada Allah,'' maksudnya memberikan petunjuk supaya bertawakal kepada Allah, tidak bertuhan kepada selain Allah, tidak menggantungkan nasibnya kepada siapapun baik sedikit maupun banyak. Allah berfirman: ''Dan barang siapa bertawakkal kepada Allah maka Allah pasti akan memberinya kecukupan.'' ( Ath Thalaq (65) ayat 3 ) Berapa besarketergantungan seseorang kepada selain Allah baik dalam hatinya maupun dalam angan-angannya, maka sebesar itu pula ia telah menjauhkan diri dari Allah untuk bergantung pada sesuatu yang tidak kuasa memberinya manfaat atau kerugian. Begitu juga takut kepada selain Allah. Dalam hal ini Rasulullah saw menegaskan dengan sabdanya: ''Ketahuilah, sekiranya semua umat berkumpul untuk memberikan kepadamu sesuatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang sudah Allah tetapkan untuk dirimu.'' Begitu pula dalam hal kerugian, ''niscaya tidak akan membahayakan kamu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu.'' Inilah yang disebut iman kepada takdir. Iman kepada takdir adalah wajib, baik takdir yang baik maupun yang buruk. Apabila seorang mukmin telah yakin dg hal ini, maka apa perlunya dia meminta kpd selain Allah atau memohon pertolongan kepada yang lain. Begitu pula jawaban Nabi Muhammad saw kpd malaikat Jibril ketika ia bertanya kepada beliau saat berada di langit (ketika mi'raj): ''Apakah engkau mebutuhkan pertolongan?'' Beliau menjawab: '' Kalau kepadamu tidak.'' Sabda Nabi Muhammad saw:''Segenap pena telah diamgkat dan lembaran-lembaran telah kering'' menguatkan keterangan tsb diatas, maksudnya tdk berlawanan dg apa yg telah dijelaskan sebelumnya. Kemudian sabda Beliau: ''Ketahuilah sesungguhnya kemenangan menyertai kesabaran dansesungguhnya kesenangan menyertai kesusahan dan kesulitan,'' maksudnya Beliau mengingatkan kpd manusia di dunia ini, terutama orang2 shalih bahwa mereka itu selalu dihadapkan kpd ujian dan cobaan. Wallahu'alam biishawab,, Barakallah fiikum wa jazakumullah khairan khatsiran Wassalamu'alaikum wr wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar